April 22, 2012

Kekhawatiran

Adakah guna membahas keraguan dan memuja kekhawatiran?

Bukankah dengan itu, kita hanya mengirimkan energi yang kan mengamini kekhawatiran itu untuk semakin terjadi..

Bukankah, ia kan semakin melaknat disetiap hirup nafasmu?

Apa guna, membahas kekhawatiran.. Pabila semesta hanya akan menjawab kehadirannya..
Mengintai..
Lekat..

Di setiap hembus khawatir yang kau tabur di jengat malam.

Malam Maha

Img00379-20120422-0119

Malam ini, aku membentang langit, membaca masa lalu, dan mengurai masa depan.

Malam ini, aku meringkuk di hamparan pasir hitam,
menatap bisu langit yang mulai bercerita..
Langit malam ini, begitu maha
ada kisah yang tersurat pada tarian awan,

Garis..
Gumpalan..
Bentuk..
Arah..
Sosok..

Semua petunjuk yang Hyang Jagat ingin sampaikan tentang hakikat hidupku.
Semua tanya diruwat seperti tarot di meja langit,

Malam ini,

Langit begitu maha,
Semesta begitu sejuk,
Takdir bercumbu dengan misteri..

Hidup.

April 20, 2012

Kata tanpa rupa

Dalam baris baris kata yang membentuk cerita, semua tokoh menjadi sangat tampan, seperti ketika aku mengenalmu hanya dari suara.

Suara yang menenggelamkanku dalam hayalan hayalan yang semakin liar tiap harinya. Suara yang telah membuatku ingin segera menghampiri dan membungkammu dengan bibirku.

Tapi itu hanya hayalan saja..

Seperti dalam cerita cerita, semua tokoh tampak begitu sempurna di imajiku. Imaji yang akan selalu melindungi hatiku dari sakit. Imaji yang akan selalu mencari cara untuk membuat cerita selalu berakhir bahagia, tanpa terseret luka luka.

Kamu dan cerita dalam balutan kata, kombinasi sempurna buah pikiranmu dan imajiku.. Buah pikiran yang pernah kubanggakan, kusempurnakan dengan angan dan hayalanku. Untuk itu, tetaplah kau menjadi kata kata tanpa rupa.

April 7, 2012

Hujan

Aku selalu menyukai hujan..
Ia menyapu samar tangisku ketika aku lunglai di gelutnya
Ia satu satunya yang bisa memaksaku tersenyum untuk getir hidup
Ia pula yang buatku terhanyut dalam bunga bunga memori..

Orang orang berkata bahwa hujan adalah berkah,
Mungkin benar, dulu.
Kini ia sudah terlalu murka untuk memberi dengan senyum.

Tapi bagiku, hujan masih menjadi teman terdekatku.
Dan hujan akan selalu bungkam, saat ia selalu tahu ketika aku menangis di bawahnya..